Idul Adha menjadi sebuah peringatan mengenai kurban, yang menggambarkan keikhlasan Nabi Ibrahim untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah
Kurban merupakan kata serapan dari bahasa Arab yang artinya pendekatan. Secara istilah, kurban adalah penyembelihan hewan ternak dalam rangka pendekatan diri kepada Allah

Hari Raya Idul Adha harus dimaknai sebagai pesan simbolik yang mengandung pembelajaran:

  1. Meningkatkan takwa 
  2. Pengertian takwa berhubungan dengan ketaatan manusia dengan sang pencipta-Nya dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya.  Tingkat ketakwaan seseorang bisa dilihat melalui kepeduliannya terhadap sesama. 
  3. Menghormati orang tua, Idul Adha menjadi sebuah peristiwa untuk memaknai bagaimana Nabi Ismail patuh dan mendengarkan setiap perkataan Nabi Ibrahim selaku orangtuanya.  Idul Adha dimaknai sebagai konteks untuk taat kepada orang tua dalam berbagai hal selama tidak bertentangan dengan norma-norma yang ada.   
  4. Berbagi dengan sesama.    
  5. Menjalin silaturahmi dengan orang sekitar.  Hal ini tentu menjadi sebuah tradisi untuk mempererat hubungan silaturahmi.  
  6. Memupuk rasa empati,  Hari Raya Idul Adha juga bisa dimaknai untuk meningkatkan rasa empati dan peduli terhadap sesama.
Share Ke